Kumandang itu membangunkan ku.
Ku lihat di luar jendela kamar ku.
Mukjizat mu yang indah.
Mengalir membentuk titik titik di luar kaca jendela ku.
Dedaunan yang bergoyang.
Semilir angin menghembus tabir kamar ku.
Kupeluk erat malaikat tanpa sayap ku.
Sehingga ia merasakan hangat nya pelukan ku.
Apa yang bisa aku lakukan.
Untuk membalas hangatnya pelukan ia dahulu.
Mungkin ini tidak cukup.
Aku merasa hidupku di dunia ini hanya bertujuan Satu.
Yaitu..
Membanggakannya.
Bagaikan hujan di pagi ini.
Yang membuat semangat pagi berkurang.
Membuat orang susah.
Bagaikan nyamuk yang berterbangan
Mementingkan dirinya sendiri.
Dan pergi meninggalkan sakit
Impian ku Satu aku ingin seperti fajar pagi yang indah untuknya
Agar ia selalu tersenyun bahagia
Akan ku rangkul ia dengan kehangatan ku
Ku jaga ia dengan kecerahan hari ku
Karena ia………… malaikat tanpa sayap ku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar